WASIAT RASULULLAH:

"Sepeninggalan aku telah wafat kelak, akan muncul sebuah negeri di bawah angin, SAMUDERA namanya. Apabila terdengar kamu nama negeri itu, maka suruhlah sebuah bahtera untuk membawa perkakas dan alat kerajaan ke negeri itu serta ajarkan kepada mereka dua kalimah syahadah. Kerana dalam negeri itu kelak, ramai dari kalangan mereka yang akan menjadi wakil-wakil Allah. Tetapi, dalam pemergian kamu ke negeri itu, kamu hendaklah singgah mengambil seorang fakir di negeri Menggiri, bawalah fakir itu bersama-sama"

-sulalatus salatin-
Showing posts with label ISU-ISU HANGAT. Show all posts
Showing posts with label ISU-ISU HANGAT. Show all posts
Al-Mahdi

Diantara hadits-hadits itu adalah :

1.            Sabda Rasulullah saw,”Al Mahdi berasal dari umatku, yang akan diishlah oleh Allah dalam satu malam.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah dan telah dishahihkan oleh Al Banni didalam kitab “ash Shahihah”)

2.            Sabda Rasulullah saw,”Pada akhir zaman akan muncul seorang khalifah yang berasal dari umatku, yang akan melimpahkan harta kekayaan selimpah-limpahnya. Dan ia sama sekali tidak akan menghitung-hitungnya.” (HR. Muslim, Ahmad)

Lajnah ad Daimah Li al Buhuts al Ilmiyah wa al Ifta’ didalam fatwanya no 2844 menyebutkan :

“Hadits-hadits yang menyebutkan tentang kemunculan al Mahdi amatlah banyak yang berasal dari berbagai jalan dan telah diriwayatkan oleh para imam hadits. Kelompk ahli ilmu telah menyebutkan bahwa hadits-hadits itu mutawatir secara maknawi, diantara mereka adalah Abul Hasan al Aajiri, al Alamah as Safarini didalam bukunya “Lawami’ al Anwar al Bahiyah” dan al ‘Alamah asy Syaukani didalam risalahnya yang dinamakan “at Taudhih fii Tawaatur Ahadits al Mahdiy wa ad Dajal wa al Masih” serta berbagai ciri-ciri yang telah masyhur disebutkan diberbagai hadits diantaranya,”Bahwa (dia) akan memenuhi bumi dengan keadilan dan kemakmuran setelah (bumi) dipenuhi oleh kezaliman dan kesemena-menaan.”.

Tidak diperbolehkan bagi seorang pun yang meyakini bahwa fulan bin fulan adalah al Mahdi hingga telah terkumpulnya berbagai ciri-cirinya seperti yang telah dijelaskan oleh Nabi saw didalam berbagai hadits shahih dan yang paling penting adalah,” (dia) akan memenuhi bumi dengan keadilan dan kemakmuran…” (al Hadits)”—(Lajnah ad Daimah juz IV hal 355)

Berikut beberapa hal yang tekait dengan kemunculan al Mahdi sebagaimana dijelaskan oleh beberapa riwayat hadits Rasulullah saw :

Ciri-ciri fizikal al Mahdi :

Didalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abu Said al Khudriy mengatakan,”Aku mendengar Rasulullah saw bersabda,’al Mahdi berasal dari umatku, berkening lebar dan berhidung mancung…” (HR. Ahmad, Abu Daud dan Hakim. Hadits ini telah dihasankan oleh Al Banni didalam kitab “Takhrijul Misykat”)

Tanda-tanda akan kemunculan al Mahdi, diantaranya :

1.            Keringnya sungai eufrat.
Didalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Muslim bahwa gunung emas akan muncul dari kekeringan (terbukanya) sungai eufrat maka manusia akan saling berbunuh-bunuhan di atasnya, dan akan terbunuhlah pada tiap-tiap seratus sebanyak sembilan puluh sembilan.”

Maka peristiwa ini terjadi pada saat kemunculan al Mahdi sebagaimana yang dikatakan al Hafizh Ibnu Hajar,”Dan barangkali ini merupakan penyebabnya mengapa Imam Bukhori memasukkan hadits ini dalam kitabnya pada bab Khurujun Naar (keluarnya api).”

2.            Munculnya Bintang Berekor
Al Barzanji menyebutkan bahwa diantara tanda yang paling dekat sekali dengan kemunculan al Mahdi adalah terbitnya bintang berekor yang bercahaya. Dalam sebuah riwayat yang shahih—sebagaimana yang disebutkan oleh Ibnu Katsir dalam tafsirnya dari Ibnu Abbas—bahwa Ibnu Jarir meriwayatkan dari Abdullah bin Abu Malikah dimana ia berkata,”Pada suatu pagi saya pergi kepada Ibnu Abbas. Lalu ia berkata,’Semalam aku tidak bisa tidur sampai pagi.’ Aku bertanya,’Apakah sebabnya?’ Beliau menjawab,’Karena orang-orang berkata bahwa bintang berekor telah terbit karenanya aku merasa cemas akan kedatangan asap yang sudah mengetuk pintu, hingga aku tidak dapat tidur sampai pagi.” (Umur Umat Islam hal 269 – 271)

Tempat kemunculannya :

Pada dasarnya tidak ada riwayat shahih yang secara tegas menunjukkan tentang bila dan dimana al Mahdi akan muncul. Ada tiga pendapat tentang tempat kemunculannya :

1.            Al Mahdi akan keluar dari arah timur sebagaimana diterangkan oleh Ibnu Katsir dalam kitabnya yang berjudul “al Fitan Wa al Malahim”.
2.            Al Mahdi akan keluar dari arah barat atau maghrib, ini pendapat Imam al Qurthubi.
3.            Al Mahdi berasal dari penduduk Madinah yang kemudian melarikan diri ke Mekah. Akan tetapi didalam sanad hadits yang menerangkan hal ini terdapat perawi yang dikatakan mempunyai cacat. (Umur Umat Islam hal 71 – 72)

Pembaiatannya :

Adapun tentang pembaiatannya maka telah diterangkan oleh berbagai hadits baik yang secara impilisit maupun eksplisit menunjukkan hal itu, diantaranya adalah :

1.            Sabda Rasulullah saw,”Seorang laki-laki akan datang ke Baitullah (ka’bah) maka diutuslah seorang utusan (oleh penguasa) untuk mengejarnya. Dan ketika mereka telah sampai di suatu padang pasir maka mereka terbenam ditelan bumi.” (HR. Muslim) –al Qurthubi didalam kitab “at Tadzkiroh” mengatakan bahwa tanda-tanda kemunculannya (al Mahdi) adalah tentara yang dibenamkan itu adalah tentara yang keluar menuju Mekah untuk memerangi al Mahdi.”

2.            Sabda Rasulullah saw,”Akan dibaiat seorang laki-laki antara maqam Ibrahim dengan sudut kab’bah.” (HR. ahmad)

Kemudian jika anda meminta informasi tentang sudah datangnya Imam Mahdi dan telah dibaiat maka hanya Allah saja yang mengetahuinya. Kemunculan imam Mahdi adalah pembatas antara tanda-tanda kecil dan tanda-tanda besar dari kiamat. Pada umumnya tanda-tanda kecil itu sudah terjadi; seperti diutusnya Nabi Muhammad saw, terbelahnya bulan, orang-orang bodoh menjadi pemimpin, menyia-nyiakan amanat, penghalalan dan pelegalisasian zina, penghalalan sutera dan minuman keras dan lainnya.

Sementara tanda-tanda besar hingga hari ini belumlah terlihat—wallahu a’lam—seperti : kemunculan dajjal, turunnya Nabi Isa as, keluarnya Ya’juj dan Ma’juj, terbitnya matahari dari tempat terbenam, keluarnya binatang bumi dan lainnya.

Kerana kemunculan al Mahdi adalah antara tanda-tanda kecil dan besar itu maka sejak zaman raja-raja islam banyak orang yang memberikan sebutan al Mahdi kepada orang-orang tertentu diantara mereka karena setiap mereka menyangka bahwa akhir zaman adalah zaman mereka.

Diantara kaum muslimin ada yang mengatakan bahwa al Mahdi adalah Umar bin Abdul Aziz sebab Berjaya  didalam memegang kekhilafahan dan menciptakan masyarakat yang adil dan makmur. Atau pada masa Daulah Fathimiyah yang menegakkan daulahnya pertama kali di sebelah barat (Maghrib) yang kemudian dialihkan ke Mesir dan mengalami perluasannya di sana. Ada yang mengatakan bahwa al Mahdi adalah pemimpin revolusi Sudan, atau apakah mungkin Sufi Muhammad pemeran utama dalam penegakan hukum islam di Lembah Swat adalah al Mahdi yang ditunggu maka kita tidak dapat memastikan kebenaran itu semua sebelum dibuktikan oleh ciri-ciri maupun tanda-tanda tentang kemunculannya sebagaimana diterangkan oleh hadits-hadits yang telah disebutkan diatas.

Walahu A’lam
KEBANGKITAN YANG TIDAK DAPAT DISEKAT KERANA KEHENDAK ALLAH
Rasulullah SAW telah bersabda:


"Akan berperang tiga orang di sisi perbendaharaanmu. Mereka semua adalah putera khalifah. Tetapi tidak seorang pun diantara mereka berhasil menguasainya. Kemudian muncullah bendera-bendera hitam dari arah Timur, lantas mereka membunuh kamu dengan suatu pembunuhan yang belum pernah dialami oleh kaum sebelummu "Kemudian beliau Shallallahualaihi wa sallam menyebutkan sesuatu yang aku tidak hafal, lalu bersabda,"Maka jika kamu melihatnya, berbai'atlah walaupun dengan merangkak di alas salju, kerana dia adalah khalifah Allah Al-Mahdi."
BENDERA TENTERA CHINA ISLAM

Me Rong - Naga Laut, Maha - Pembesar-, Wang Ser -puak tentera (bangsa harimau).

Bendera ini dijumpai dalam website Maharaja China semenjak tahun 1996 lagi. Sekarang bendera ini muncul semula tanpa kalimah diatas.Nampak gayanya ada pihak yang belum berpuas hati dan masih cuba menggelapkan sejarah bangsa Melayu dari rumpun Siam ini dengan membuang kalimah tersebut.
Tuhan Wahaby/Salafy Palsu adalah DAJJAL (PEMUDA BERAMBUT KERITING)?

PERINGATAN NABI AKAN DATANGNYA FITNAH WAHHABY DARI NAJD (SUKU BADWI DARI PEGUNUNGAN NAJD, SEBELAH TIMUR MADINAH)
A. HADITS-HADITS PERINGATAN RASULULLAH AKAN MUNCULNYA WAHHABY
1. Banyak dusta dan tidak tepat dalam menyampaikan berita
“ Pada akhir zaman akan muncul pembohong-pembohong besar yang datang kepadamu dengan membawa berita-berita yang belum pernah kamu dengar dan belum pernah didengar oleh bapa-bapa kamu sebelumnya, kerana itu jauhkanlah dirimu dari mereka agar mereka tidak menyesatkanmu dan memfitnahmu” – Sahih Muslim ”
2. PENDUSTA DAN PENYEMBAH/PENGIKUT DAJJAL (PEMUDA BERAMBUT KERITING)
Akan keluar dari arah timur segolongan manusia yang membaca Al Qur’an namun tidak sampai membersihkan mereka. Ketika putus dalam satu kurun, maka muncul lagi dalam kurun yang lain, hingga adalah mereka yang terakhir bersama-sama dengan dajjal.
Catatan : golongan mujasimmah berawal dari Ibnu taymiyah dan kemudian dibangkitakan lagi oleh muhammad ibnu abdul wahhab (pendiri wahhaby) dari pegunungan najd
2. PEGUNUNGAN NAJD TEMPAT MUNCULNYA FITNAH
Terjemahannya : “Sebahagian dari hadis fitnah juga ialah sebagaimana yang diriwayatkan oleh al-Bukhari, Muslim, al-Tirmidzi bahawa Baginda SAW bersabda : “Ya Allah berkatilah negeri Syams kami, Ya Allah berkatilah negeri Yaman kami. Para sahabat bertanya : “Wahai Rasulullah : (Bagaimana) dengan negeri Najd kami? Baginda SAW lalu bersabda : Ya Allah berkatilah negeri Syams kami, Ya Allah berkatilah negeri Yaman kami. Dan baginda bersabda pada kali yang ketiga : “Disana (Najad) berlakunya gempa bumi (kegoncangan) timbulnya pelbagai fitnah, dan disana juga munculnya tanduk syaitan.”
Sebahagian ulamak mengatakan : “ Apa yang dimaksudkan dengan tanduk syaitan ialah kemunculan Musailamah al-Kazzab dan Muhammad bin Abd Wahhab…
3. Fitnah itu datangnya dari sini, fitnah itu datangnya dari arah sini, sambil menunjuk ke arah timur (Najed-pen ).
4. Akan muncul segolongan manusia dari arah timur, mereka membaca Al Qur’an tetapi tidak bisa membersihkannya, mereka keluar dari agamanya seperti anak panah yang keluar dari busurnya dan mereka tidak akan kembali ke agama hingga anak panah itu bisa kembali ketempatnya (busurnya), tanda-tanda mereka bercukur kepala (plontos – pen).
5. Akan ada dalam ummatku perselisihan dan perpecahan kaum yang indah perkataannya namun jelek perbuatannya. Mereka membaca Al Qur’an, tetapi keimanan mereka tidak sampai mengobatinya, mereka keluar dari agama seperti keluarnya anak panah dari busurnya, yang tidak akan kembali seperti tidak kembalinya anak panah ketempatnya. Mereka adalah sejelek-jelek makhluk, maka berbahagialah orang yang membunuh mereka atau dibunuh mereka. Mereka menyeru kepada kitab Allah, tetapi sedikitpun ajaran Allah tidak terdapat pada diri mereka. Orang yang membunuh mereka adalah lebih utama menurut Allah. Tanda-tanda mereka adalah bercukur kepala (plontos – pen).
6. Di Akhir zaman nanti akan keluar segolongan kaum yang pandai bicara tetapi bodoh tingkah lakunya, mereka berbicara dengan sabda Rasulullah dan membaca Al Qur’an namun tidak sampai melewati kerongkongan mereka, meraka keluar dari agama seperti anak panah keluar dari busurnya, maka apabila kamu bertemu dengan mereka bunuhlah, karena membunuh mereka adalah mendapat pahala disisi Allah pada hari kiamat.
7. Akan keluar dari arah timur segolongan manusia yang membaca Al Qur’an namun tidak sampai mengobati mereka, mereka keluar dari agama seperti anak panah keluar dari busurnya, mereka tidak akan bisa kembali seperti anak panah yang tak akan kembali ketempatnya, tanda-tanda mereka ialah bercukur kepala (plontos – pen).
8. Kepala kafir itu seperti (orang yang datang dari) arah timur, sedang kemegahan dan kesombongan (nya) adalah (seperti kemegahan dan kesombongan orang-orang yang) ahli dalam (menunggang) kuda dan onta.
9. Dari arah sini inilah datangnya fitnah, sambil mengisyaratkan ke arah timur (Najed – pen).
10. Hati menjadi kasar, air bah akan muncul disebelah timur dan keimanan di lingkungan penduduk Hijaz (pada saat itu penduduk Hijaz terutama kaum muslimin Makkah dan Madinah adalah orang-orang yang paling gigih melawan Wahabi dari sebelah timur / Najed – pen).
B. Hadis Kemunculan Dajjal yang dituhankan oleh kaum mujasimmah
“Orang tua Dajjal tidak pernah mendapatkan anak selama 30 tahun, kemudian lahirlah dari keduanya seorang anak lelaki yang hanya bermata satu, ….”
(Riwayat oleh At-Tarmizi)
“….sesungguhnya al-Masikh Dajjal adalah pemuda pendek, hujung tapak kakinya berdekatan sedangkan tumitnya berjauhan, berambut kerinting, bermata sebelah dengan mata yang terhapus.”
(Riwayat Abu Daud dalam Kitab Takrijul Misykat)
“…sesungguhnya kepala Dajjal dari belakangnya tebal berkelok-kelok.”
(Hadith riwayat Imam Ahmad dari Hisyam bin ‘Amir)
Dari Anas bin Malik, katanya Rasulullah s.a.w bersabda: “Menjelang turunnya Dajjal ada tahun-tahun tipu daya, iaitu tahun orang-orang pendusta dipercayai orang dan orang jujur tidak dipercayai. Orang yang tidak amanah dipercayai dan orang amanah tidak dipercayai.”
C. Tuhan Wahhaby/Salafy Palsu adalah DAJJAL (PEMUDA BERAMBUT KERITING)
Kaum mujasimmah wahhaby/salafi palsu menganggap Tuhan mereka adalah berbentuk seperti manusia, punya tangan, kaki, wajah, mata, jari, punya tempat, naik turun langit seperti manusia yang naik turun mimbar dsb.
Na’udzubillah padahal Allah swt suci dari semua itu. Allah tidak serupa apaun dengan makhluqnya baik sifat maupun dzatNYA!
Mereka mentafsir hadis dan ayat mutsayabihat tidak mengikut pendapat salafushalih bahkan mereka mengambil makna dhahir dari ayat dan hadis tersebut!. Padahal ayat /hadis mutasyabihat tidak boleh diambil makna dhahirnya dan tidak boleh ditafsir dgn sesama ayat/hadis mutsyabihat. Tapi ianya harus ditafsir dengan ayat dan hadis yang syarih/muhkamat/jelas maknanya!.
Kaum mujasimmah wahhaby, menshahihkan hadis-hadis palsu (maudhu) dan munkar untuk perkara aqidah!
ini adalah kesesatan yang nyata!!
Berikut ini adalah bukti kesesatan kaum mujasimmah penyembah dajjal!

I. Ibnu Taimiyyah dan wahhaby/salafy palsu Menshahihkan Hadis  MAUDHU DAN MUNKAR  “Nabi Melihat Allah SWT Dalam Bentuk Pemuda Amrad”.
Kali ini hadis yang akan dibahas adalah hadis ru’yatullah riwayat Ibnu Abbas. Hadis ini juga tidak lepas dari kemungkaran yang nyata dengan lafaz “Melihat Allah SWT dalam bentuk pemuda amrad (yang belum tumbuh jenggot dan kumisnya)”.Tetapi anehnya hadis dengan lafaz mungkar ini tidak segan-segan dinyatakan shahih oleh Abu Zur’ah, Ath Thabrani, Abu Bakar bin Shadaqah dan tentu syaikh salafy yang terkenal Ibnu Taimiyyah.
Takhrij Hadis Ibnu Abbas
ثنا حماد بن سلمة عن قتادة عن عكرمة عن بن عباس قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم رأيت ربي جعدا امرد عليه حلة خضراء
Telah menceritakan kepada kami Hammad bin Salamah dari Qatadah dari Ikrimah dari Ibnu Abbas yang berkata Rasulullah SAW bersabda “Aku melihat Rabbku dalam bentuk pemuda amrad berambut keriting dengan pakaian berwarna hijau”.

Diriwayatkan oleh Al Baihaqi dalam Asmaa’ was Shifaat no 938, Ibnu Ady dalam Al Kamil 2/260-261, Al Khatib dalam Tarikh Baghdad 13/55 biografi Umar bin Musa bin Fairuz, Adz Dzahabi dalam As Siyaar 10/113 biografi Syadzaan, Abu Ya’la dalam Ibthaalut Ta’wiilat no 122, 123, 125, 126,127 ,129, dan 143 (dengan sedikit perbedaan pada lafaznya), Ibnu Jauzi dalam Al ‘Ilal Al Mutanahiyah no 15. Semuanya dengan jalan sanad yang berujung pada Hammad bin Salamah dari Qatadah dari Ikrimah dari Ibnu Abbas. Sedangkan yang meriwayatkan dari Hammad adalah Aswad bin Amir yakni Syadzaan (tsiqat dalam At Taqrib 1/102), Ibrahim bin Abi Suwaid (tsiqat oleh Abu Hatim dalam Al Jarh wat Ta’dil 2/123 no 377), Abdush Shamad bin Kaisan atau Abdush Shamad bin Hasan (shaduq oleh Abu Hatim dalam Al Jarh Wat Ta’dil 6/51 no 272).
Hadis ini maudhu’ dengan sanad yang dhaif dan matan yang mungkar. Hadis ini mengandung illat
  • Hammad bin Salamah, ia tidak tsabit riwayatnya dari Qatadah. Dia walaupun disebutkan sebagai perawi yang tsiqah oleh para ulama, dia juga sering salah karena kekacauan pada hafalannya sebagaimana yang disebutkan dalam At Tahdzib juz 3 no 14 dan At Taqrib 1/238. Disebutkan dalam Syarh Ilal Tirmidzi 2/164 yang dinukil dari Imam Muslim bahwa Hammad bin Salamah banyak melakukan kesalahan dalam riwayatnya dari Qatadah. Oleh karena itu hadis Hammad bin Salamah dari Qatadah ini tidak bisa dijadikan hujjah apalagi jika menyendiri dan lafaznya mungkar.
  • Tadlis Qatadah, Ibnu Hajar telah menyebutkannya dalam Thabaqat Al Mudallisin no 92 sebagai mudallis martabat ketiga, dimana Ibnu Hajar mengatakan bahwa pada martabat ketiga hadis perawi mudallis tidak dapat diterima kecuali ia menyebutkan penyimakannya dengan jelas. Dalam Tahrir At Taqrib no 5518 juga disebutkan bahwa hadis Qatadah lemah kecuali ia menyebutkan sama’ nya dengan jelas. Dalam hadis ini Qatadah meriwayatkan dengan ‘an ‘anah sehingga hadis ini lemah.
Kelemahan sanad hadisnya ditambah dengan matan yang mungkar sudah cukup untuk menyatakan hadis ini maudhu’ sebagaimana yang disebutkan oleh Ibnu Jauzi dalam Al ‘Ilal no 15. Kemungkaran hadis ini juga tidak diragukan lagi bahkan diakui oleh Baihaqi dan Adz Dzahabi dalam As Siyaar. Bashar Awad Ma’ruf dalam tahqiqnya terhadap kitab Tarikh Baghdad 13/55 menyatakan hadis ini maudhu’.
Sayang sekali kemungkaran hadis ini seperti nya luput dari pandangan sebagian ulama seperti Abu Zur’ah, Ath Thabrani dan Al Faqih Abu Bakar Ahmad bin Muhammad bin Abdullah bin Shadaqah [seorang Imam Hafiz yang tsiqat tsiqat sebagaimana disebutkan Al Khatib dalam Tarikh Baghdad 5/40-41]. Mereka mengakui kebenaran hadis ini. Abu Ya’la dalam Ibthaalut Ta’wiilat no 144 mengutip penshahihahn dari Ath Thabrani, ia berkata
قال وأبلغت أنّ الطبراني قال حديث قتادة عن عكرمة عن ابن عباس عن النبي صلى الله عليه وسلم في الرؤية صحيح ، وقال من زعم أني رجعت عن هذا الحديث بعدما حدثت به فقد كذب
Telah disampaikan bahwa Ath Thabrani berkata “hadis Qatadah dari Ikrimah dari Ibnu Abbas dari Nabi SAW  tentang Ru’yah adalah shahih, dan siapa yang mengatakan bahwa aku rujuk dari hadis ini setelah meriwayatkannya maka sungguh ia telah berdusta.
Dalam Ibthaalut Ta’wiilat no 145 Ath Thbarani berkata
سمعت إبن صدقة الحافظ يقول من لم يؤمن بحديث عكرمة فهو زنديق
Aku mendengar Ibnu Shadaqah Al Hafiz berkata “siapa yang tidak mempercayai hadis Ikrimah [tentang Ru’yah] maka ia seorang zindiq”.
Dalam Al Laaly Al Masnu’ah 2/32 As Suyuthi mengutip perkataan Ath Thabrani
قال الطبراني سمعت أبابكر بن صدقة يقول سمعت أبا زرعة الرازي يقول حديث قتادة عن عكرمة عن إبن عباس في الرؤية صحيح رواه شاذان وعبدالصمد بن كيسان وإبراهيم بن أبي سويد لا ينكره إلاّ معتزلي
Ath Thabrani berkata aku mendengar Abu Bakar bin Shadaqah berkata aku mendengar Abu Zur’ah Ar Razi berkata “hadis Qatadah dari Ikrimah dari Ibnu Abbas tentang Ru’yah adalah shahih yang diriwayatkan oleh Syadzaan, Abdush Shamad bin Kaisan dan Ibrahim bin Abi Suwaid, tidak ada yang mengingkarinya melainkan ia seorang mu’tazilah.
Tentu saja fenomena ini adalah keanehan yang luar biasa. Bagaimana mungkin mereka begitu berani menshahihkan hadis tersebut bahkan mengecam orang yang mengingkarinya. Sikap berlebihan seperti ini benar-benar patut disayangkan. Apakah ulama-ulama lain dan orang-orang islam yang mengingkari hadis ini akan dengan mudahnya mereka katakan zindiq atau mu’tazilah?. Apakah Imam Ahmad bin Hanbal itu zindiq atau mu’tazilah?. Terkadang sehebat apapun ulama tetap tampaklah kenehannya.
Selain mereka, ternyata ada pula Ibnu Taimiyyah yang ikut-ikutan menshahihkan hadis Ibnu Abbas ini. Ia dengan jelas menyatakan shahih marfu’ hadis dengan lafal pemuda amrad dalam kitabnya Bayaan Talbiis Al Jahmiyyah 7/290.
Dan ini penggalan kitab tersebut juz 7 hal 290 dimana Ibnu Taimiyyah menshahihkan hadis Ru’yah dengan lafal pemuda amrad
Sudah jelas pernyataan shahih terhadap hadis ini adalah kebathilan yang nyata. Bagaimana mungkin mereka tidak risih untuk mengatakan bahwa Allah SWT menampakkan dalam bentuk pemuda amrad di dalam mimpi?. Dan kalau kita perhatikan ulama yang disebut Ibnu Taimiyyah ini, dalam kitab-kitabnya seperti Minhaj As Sunnah ia tidak segan-segan mendustakan berbagai hadis shahih keutamaan Ahlul Bait hanya karena hadis tersebut mungkar dalam pandangannya tetapi anehnya ia tidak segan-segan untuk menshahihkan hadis mungkar riwayat Ibnu Abbas di atas. Sungguh berkali-kali keanehan.
B. Wahhaby /Salafy palsu menshahihkan hadis palsu (maudhu) : “Nabi Melihat Allah Dalam Bentuk Pemuda Berambut Lebat”
Hadis Ru’yatullah termasuk hadis kontroversial yang diributkan baik ulama-ulama terdahulu maupun yang datang kemudian. Hadis ini diperbincangkan karena matannya mengandung lafaz yang mungkar yaitu Nabi SAW melihat Allah dalam bentuk Pemuda. Hadis ini diriwayatkan oleh Ibnu Abbas dan Ummu Thufail. Dalam tulisan kali ini akan dibahas terlebih dahulu hadis Ummu ThufailTakhrij Hadis Ummu Thufail
عن أم الطفيل امرأة أبي بن كعب قالت سمعت رسول الله صلى الله عليه و سلم يقول : ( رأيت ربي في المنام في صورة شاب موقر في خضر عليه نعلان من ذهب وعلى وجهه فراش من ذهب)
Dari Ummu Thufail Istri Ubay bin Ka’ab, ia berkata “Aku mendengar Rasulullah SAW berkata “Aku melihat Rabbku di dalam mimpi dalam bentuk pemuda berambut lembat dengan pakaian hijau memakai sandal dari emas dan berada di atas tempat tidur dari emas”.
Hadis riwayat Ath Thabrani dalam Mu’jam Al Kabir 25/143 no 346, Asmaa’ Was Shifaat Baihaqi hadis no 922, Al Khatib dalam Tarikh Baghdad 15/426, Daruquthni dalam Ar Ru’yah no 231 dan 232, Ibnu Asakir dalam Tarikh Dimasyq 62/161, Abu Ya’la dalam Ibthaalut At Ta’wiilat no 130, 131 dan 132, Ibnu Jauzi dalam Al ‘Ilal Al Mutanahiyah no 9 dan Al Maudhu’at 1/125. Semuanya dengan jalan Ibnu Wahb dari Amru bin Al Harits dari Sa’id bin Abi Hilal dari Marwan bin Utsman dari Umaarah bin Amir bin Hazm Al Anshari dari Ummu Thufail.
Hadis ini sanadnya dhaif jiddan dan dengan matan yang mungkar maka tidak diragukan kalau hadis ini maudhu’ (palsu). Hadis ini mengandung illat
  • Marwan bin Utsman, dia seorang yang dhaif sebagaimana disebutkan Abu Hatim dalam Al Jarh Wat Ta’dil 8/272 no 1244. Dalam Muntakhab Min Illal Al Khallal no 183 dan Ibthaalut Ta’wiilaat Abu Ya’la no 137 disebutkan kalau Ahmad bin Hanbal menyatakan Marwan bin Utsman majhul. Ibnu Hajar dalam At Taqrib 2/171 menyatakan ia dhaif sedangkan dalam Al Ishabah 8/246 no 12116 biografi Ummu Thufail ia menyatakan Marwan bin Utsman matruk.
  • Umaarah bin Amir, dia adalah perawi yang majhul. Dalam Muntakhab Min Illal Al Khallal no 183 Ahmad bin Hanbal menyatakan “ia tidak dikenal”. Al Bukhari dalam Tarikh As Shaghir juz 1 no 1419 juga berkata “Umaarah tidak dikenal”. Adz Dzahabi dalam Mughni Adh Dhu’afa no 4404 juga berkata “tidak dikenal”.
  • Inqitha’ (sanadnya terputus) Umaarah dari Ummu Thufail. Hal ini sebagaimana disebutkan oleh Bukhari dalam Tarikh As Shaghir juz 1 no 1419 dan Tarikh Al Kabir juz 6 no 3111 bahwa Umaarah tidak diketahui mendengar dari Ummu Thufail. Ibnu Hibban memasukkan Umaarah dalam kitabnya Ats Tsiqat juz 5 no 4682 dan menyatakan bahwa Ia tidak mendengar dari Ummu Thufail. Penyebutannya dalam kitab Ats Tsiqat tidak bisa dijadikan hujjah sebagai penta’dilan karena Umaarah telah dinyatakan majhul oleh Ahmad bin Hanbal dan Al Bukhari.
Cacat lain adalah pada sebagian sanadnya [Ibnu Jauzi, Ibnu Asakir dan Al Khatib] juga diriwayatkan oleh Nuaim bin Hammad dari Ibnu Wahb, dia walaupun dita’dilkan oleh sebagian orang tetapi ia juga dinyatakan dhaif oleh An Nasa’i [Ad Dhu’afa Wal Matrukin no 617], Abu Fath Al Azdi dan Ibnu Ady menuduhnya sebagai pemalsu hadis [At Tahdzib juz 10 n0 833]. Ibnu Hajar dalam At Taqrib menyebutnya shaduq yukhti’u tetapi dikoreksi dalam Tahrir At Taqrib no 7166 bahwa ia seorang yang dhaif. Kendati demikian Nuaim bin Hammad tidaklah menyendiri meriwayatkan hadis ini dari Ibnu Wahb. Bersamanya ada Ahmad bin Shalih Al Mishri [Ath Thabrani], Ahmad bin Abdurrahman bin Wahb, Ahmad bin Isa [Baihaqi], dan Yahya bin Sulaiman [Ath Thabrani]. Oleh karena itu pendapat yang benar adalah hadis tersebut maudhu’ karena illat yang telah kami sebutkan.
Hadis ini tidak diragukan lagi adalah hadis maudhu’ sebagaimana yang telah dikatakan oleh para ulama diantaranya Ibnu Jauzi dalam kitabnya Al Maudhu’at 1/125. Ahmad bin Hanbal mengatakan hadis tersebut mungkar dalam Muntakhab Min Illal Al Khallal no 183 dan Ibthaalut Ta’wiilaat Abu Ya’la no 137. Ibnu Hibban dalam Ats Tsiqat juz 5 no 4682 juga mengakui kalau hadis tersebut mungkar. Begitu pula yang dikatakan Bukhari dalam Tarikh Al kabir juz 5 no 4682. Bashar Awad Ma’ruf pentahqiq kitab Tarikh Baghdad 15/426 juga menyatakan hadis tersebut maudhu’. Bahkan Syaikh Al Albani dalam Silsilah Ahadits Adh Dhaifah no 6371 menyatakan hadis tersebut maudhu’. Jadi hadis tersebut bukan sekedar dhaif tetapi memang maudhu’.
Syaikh Al Albani melakukan keanehan yang luar biasa dalam kitabnya Zhilal Al Jannah Fi Takhrij As Sunnah Ibnu Abi Ashim hadis no 471. Ibnu Abi Ashim meriwayatkan
ثنا اسماعيل بن عبدالله ثنا نعيم بن حماد ويحيى بن سليمان قالا حدثنا عبدالله بن وهب عن عمرو بن الحارث عن سعيد بن أبي هلال حدثه أن مروان بن عثمان حدثه عن عمارة بن عامر عن أم الطفيل امرأة أبي بن كعب قال سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول رأيت ربي في المنام في أحسن صورة وذكر كلاما
Telah menceritakan kepada kami Ismail bin Abdullah yang berkata menceritakan kepada kami Nu’aim bin Hammad dan Yahya bin Sulaiman yang keduanya berkata telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Wahb dari Amru bin Al Harits dari Sa’id bin Abi Hilal yang menceritakan kepadanya, dari Marwan bin Utsman yang menceritakan kepadanya, dari Umaarah bin Amir dari Ummu Thufail istri Ubay bin Ka’ab yang berkata aku mendengar Rasulullah SAW berkata “Aku telah melihat Rabbku di dalam mimpi dalam sebaik-baik bentuk –kemudian menyebutkan perkataan-.

Syaikh berkomentar bahwa hadis ini shahih lighairihi, shahih dengan penguat hadis-hadis sebelumnya, sanadnya dhaif gelap. Tentu saja bagi seorang peneliti pernyataan shahih lighairihi ini merupakan suatu keanehan. Pernyataan shahih lighairihi hanya berlaku bagi hadis yang sanadnya hasan lizatihi dan dikuatkan oleh hadis-hadis shahih lain. Hadis Ummu Thufail sudah jelas sangat dhaif sehingga tidak mungkin bisa naik menjadi shahih lighairihi.
Selain itu hadis Ru’yatullah riwayat Ummu Thufail adalah hadis yang berlafaz mungkar, lafaz itulah yang tidak disebutkan oleh Ibnu Abi Ashim dimana ia meringkasnya dengan kalimat –kemudian menyebutkan perkataan-. Tentu tidaklah sulit bagi seorang Syaikh Al Albani untuk mengetahui lafaz hadis Ummu Thufail tersebut secara lengkap, oleh karena itu sudah seharusnya Syaikh tidak menyatakan shahih hadis Ummu Thufail karena pada dasarnya hadis Ummu Thufail itu berbeda dengan hadis-hadis lainnya. Jika dikatakan bahwa hadis itu shahih hanya sebatas perkataan Aku telah melihat Rabbku di dalam mimpi dalam sebaik-baik bentuk, maka sudah seharusnya Syaikh memberikan pernyataan secara eksplisit tentang hal itu dan mengatakan bahwa lafaz hadis Ummu Thufail itu sebenarnya mungkar dan yang shahih hanya bagian Aku telah melihat Rabbku di dalam mimpi dalam sebaik-baik bentuk. Bagi kami hal seperti ini jelas sekali sangat penting apalagi hadis yang dibicarakan ini bukan masalah yang sederhana yaitu Nabi SAW melihat Rabb di dalam mimpi dalam bentuk pemuda berambut lebat.
Anehnya seorang ulama seperti Abu Zur’ah Ad Dimasyq tidak segan-segan mengakui kebenaran hadis Ummu Thufail yang berlafaz mungkar. Hal ini sebagaimana yang dikutip oleh Daruquthni dalam Ar Ru’yah no 231 dan Abu Ya’la dalam Ibthaalut Ta’wilaat no 140, Abu Ya’la mengatakan kalau Abu Zur’ah menshahihkan hadis Ummu Thufail di atas. Abu Zur’ah berkata
كل هؤلاء الرجال معروفون لهم أنساب قوية بالمدينة فأما مروان بن عثمان فهو مروان بن عثمان بن أبى سعيد بن المعلى الأنصارى وأما عمارة فهو ابن عامر بن عمرو بن حزم صاحب رسول الله وعمرو بن الحارث وسعيد ابن أبى هلال فلا يشك فيهما وحسبك بعبد الله بن وهب محدثا فى دينه وفضله
Semua perawinya dikenal mempunyai nasab yang kuat di Madinah, Marwan bin Utsman dia adalah Marwan bin Utsman bin Abi Sa’id bin Al Ma’ally Al Anshari dan Umaarah dia adalah Ibnu Amir bin Amru bin Hazm sahabat Rasulullah. Amru bin Harits dan Sa’id bin Abi Hilal tidak diragukan keduanya dan cukuplah Abdullah bin Wahb muhaddis dalam agamanya dan keutamaannya.
Kami katakan perkataan Abu Zur’ah sungguh merupakan kekacauan yang patut disayangkan muncul dari beliau. Marwan bin Utsman telah disebutkan kalau Ahmad bin Hanbal menyatakan ia majhul dan Abu Hatim menyatakannya dhaif. Abu Zur’ah sendiri tidak menjelaskan keadaannya oleh karena itu tetaplah ia dengan predikat dhaif dan menjadi tertuduh karena hadis ini. Selain itu keadaan Umaarah sendiri tidak dijelaskan oleh Abu Zar’ah dan ulama lain telah menyatakan bahwa ia tidak dikenal. Jadi hadis tersebut maudhu’ dan tidak ada artinya penshahihan dari Abu Zar’ah. Sungguh tidak dapat dimengerti bagaimana lafaz mungkar pada hadis tersebut bisa diakui kebenarannya oleh ulama sekaliber Abu Zur’ah. Jauh setelah Abu Zur’ah ternyata Ibnu Taimiyyah ulama salafy yang terkenal itu ikut-ikutan menshahihkan hadis Ibnu Abbas dengan lafaz mungkar yang mirip hadis Ummu Thufail di atas. Ulama yang aneh
3. Wahhaby gunakan Hadis palsu israiliyat dalam aqidaH
foto “yahudi menggambarkan tuhan mereka” (pemahaman yg sama dgn fir aun, dan wahabi) :
sesetengah orang menganggap bahawa perbuatan menjelaskan kesesatan dan kekafiran Wahhabi ini adalah suatu yang memecahbelah saf umat islam.
Saudara islam sekalian, ketahuilah! Sekiranya anda memahami betapa bahaya lagi sesatnya ajaran Wahhabi ini maka anda akan lebih sensitif kerana kejahatan dan kesesatan Wahhabi ini amat bahaya.
Kepada yang mengatakan :bagaimana kita menyesatkan orng yang mengucap dua kalimah syahadah?!
Ketahuilah! Walaupun seseorang itu mengucap dua kalimah syahadah tapi aqidahnya masih kafir lagi sesat dan dia tidak mengenal Tuhannya dengan mengatakan :
“Allah itu berjisim” maka dia bukan islam.
Imam Abu Hasan Al-Asya’ry menyatakan dalam kitabnya berjudul An-Nawadir :
“ Al-Mujassim Jahil Birobbihi Fahuwa Kafirun Birobbihi”
kenyataan Imam Abu Hasan Al-Asy’ary tersebut bermaksud :
“ Mujassim ( yang mengatakan Allah itu berjisim) adalah jahil mengenai Tuhannya, maka dia dikira kafir dengan Tuhannya ”.
Ibn Al-Mu’allim Al-Qurasyi (wafat 725) dalam kitab Najmul Muhtadi menukilkan dari Al-Qodi Husain bahawa Imam Syafie menyatakan :
“ Sesiapa beranggapan Allah duduk diatas arasy maka dia KAFIR ”.
Mari kita lihat pandangan ulama Hanafi. Syeikh Kamal Bin Al-Humam Al-Hanafi menyatakan dalam kitab mazhab Hanafi berjudul Fathul Qadir juzuk 1 mukasurat 403 pada Bab Al-Imamah :
“ Sesiapa yang mengatakan Allah itu jisim ataupun Allah itu jisim tapi tak serupa dengan jisim-jisim maka dia telah KAFIR ( ini kerana jisim bukanlah sifat Allah )”.
Maka Wahhabi adalah Mujassimah yang beranggapan bahawa Allah itu jisim duduk diatas arasy.
Tidak harus bagi kita senyap dari mempertahankan aqidah islam dan menjelaskan kesesatan ajaran sesat!.
Kepada mereka yg merasa diri tu Wahhabi tapi tak iqtiqod dengan aqidah2 kufur maka tak usah menyebok mempertahankan aqidah sesat Wahhabi.
Wassalam.
DALAM KITAB WAHHABI :
FATHUL MAJID SYARH KITAB AT-TAUHID
KARANGAN ABDUR RAHMAN BIN HASAN AAL AS-SYEIKH
DISOHIHKAN OLEH ABDUL AZIZ BIN ABDULLAH BIN BAZ
CETAKAN PERTAMA TAHUN 1992 BERSAMAAN 1413
MAKTABAH DARUL FAIHA DAN MAKTABAH DARUL SALAM.
Cetakan ini pada mukasurat 356 yg tertera kenyatan kufur yg didakwa oleh Wahhabi sebagai hadis ( pd hakikatnya bukan hadis Nabi ) adalah tertera dalam bahasa arabnya berbunyi:
“ IZA JALASA AR-ROBBU ‘ALAL KURSI ”. perkara kufur ini bererti : “ Apabila Telah Duduk Tuhan Di Atas Kursi ”.
Wahhabi diatas mendalilkan kononnya dari sebuah hadis DHOIF bahkan PALSU yg dicekup dari mana2 aje asalkan sepadan dgn aqidah tasybihnya.
Wahhabi mengunakan HADIS DHOIF pada perkara AQIDAH…apa ini wahai Wahhabi?! mana pegi dakwaan anda adalah AHLUL HADIS?! takkan ahlul hadis guna hadis dhoif lago palsu pada perkara USUL AQIDAH?!
ini pula adalah website kristian kafr yang menceritakan bahawa aqidah kristian kafir adalah Allah Duduk
( sebjik macam aqidah Wahhabi ):
lihat pada :
عاشرا: ذكر عنه ما ورد عن الله في العهد القديم
Kristian kafir kata pada nom 7 :
الله جالس على الكرسي العالي” (اش 6 :1-10) .
kata kufur yg bermaksudnya : Allah Duduk Di atas Kursi Yang Tinggi”.
Awas! ini adalah aqidah kristian..jangan ikut!
Ibn Al-Mu’allim Al-Qurasyi (wafat 725) dalam kitab Najmul Muhtadi menukilkan dari Al-Qodi Husain bahawa Imam Syafie menyatakan :“ Sesiapa beranggapan Allah duduk diatas arasy maka dia KAFIR ”.
Kepada mereka yg merasa diri tu Wahhabi tapi tak i’tiqad dengan aqidah-aqidah kufur maka tak usah menyebok mempertahankan aqidah sesat Wahhabi.
Wassalam.
Albani, Muhaddis Tanpa Sanad Andalan Wahabi/salafi palsu

Di kalangan salafi (wahabi), lelaki satu ini dianggap muhaddis paling ulung di zamannya. Itu klaim mereka. Bahkan sebagian mereka tak canggung menyetarakannya dengan para imam hadis terdahulu. Fantastis. Mereka gencar mempromosikannya lewat berbagai media. Dan usaha mereka bisa dikata berhasil. Kalangan muslim banyak yang tertipu dengan hadis-hadis edaran mereka yang di akhirnya terdapat kutipan, “disahihkan oleh Albani, ”. Para salafi itu seolah memaksakan kesan bahwa dengan kalimat itu Al-Albani sudah setaraf dengan Imam Turmuzi, Imam Ibnu Majah dan lainnya.
Sebetulnya, kapasitas ilmu tukang reparasi jam ini sangat meragukan (kalau tak mau dibilang “ngawur”). Bahkan ketika ia diminta oleh seseorang untuk menyebutkan 10 hadis beserta sanadnya, ia dengan entengnya menjawab, “Aku bukan ahli hadis sanad, tapi ahli hadis kitab.” Si peminta pun tersenyum kecut, “Kalau begitu siapa saja juga bisa,” tukasnya.
Namun demikian dengan over pede-nya Albani merasa layak untuk mengkritisi dan mendhoifkan hadis-hadis dalam Bukhari Muslim yang kesahihannya telah disepakati dan diakui para ulama’ dari generasi ke generasi sejak ratusan tahun lalu. Aneh bukan?.
Siapakah Nashirudin al- Albani?
Dia lahir di kota Ashkodera, negara Albania tahun 1914 M dan meninggal dunia pada tanggal 21 Jumadal Akhirah 1420 H atau bertepatan dengan tanggal 1 Oktober 1999 di Yordania. Pada masa hidupnya, sehari-hari dia berprofesi sebagai tukang reparasi jam. Dia memiliki hobi membaca kitab-kitab khususnya kitab-kitab hadits tetapi tidak pernah berguru kepada guru hadits yang ahli dan tidak pernah mempunyai sanad yang diakui dalam Ilmu Hadits.
Dia sendiri mengakui bahwa sebenarnya dia tidak hafal sepuluh hadits dengan sanad muttashil (bersambung) sampai ke Rasulullah, meskipun begitu dia berani mentashih dan mentadh’iftan hadits sesuai dengan kesimpulannya sendiri dan bertentangan dengan kaidah para ulama hadits yang menegaskan bahwa sesungguhnya mentashih dan mentadh’ifkan hadits adalah tugas para hafidz (ulama ahli hadits yg menghapal sekurang-kurangnya seratus ribu hadits).
Namun demikian kalangan salafi menganggap semua hadits bila telah dishohihkan atau dilemahkan Albani mereka pastikan lebih mendekati kebenaran.
Penyelewengan Albani
Berikut diantara penyimpangan-penyimpangan Albani yang dicatat para ulama’
1) Menyerupakan Allah dengan makhluk-Nya sebagaimana dia sebutkan dalam kitabnya berjudul Almukhtasar al Uluww hal. 7, 156, 285.
2) Mengkafirkan orang-orang yang bertawassul dan beristighatsah dengan para nabi dan orang-orang soleh seperti dalam kitabnya “at-Tawassul” .
3) Menyerukan untuk menghancurkan Kubah hijau di atas makam Nabi SAW (Qubbah al Khadlra’) dan menyuruh memindahkan makam Nabi SAW ke luar masjid sebagaimana ditulis dalam kitabnya “Tahdzir as-Sajid” hal. 68-69,
4) Mengharamkan penggunaan tasbih dalam berdzikir sebagaimana dia tulis dalam kitabnya “Salsalatul Ahadits Al-Dlo’ifah” hadits no: 83.
5) Mengharamkan ucapan salam kepada Rasulullah ketika shalat dg kalimat “Melarang Assalamu ‘alayka ayyuhan-Nabiyy”. Dia berkata: Katakan “Assalamu alan Nabiyy” alasannya karena Nabi telah meninggal, sebagaimana ia sebutkan dalam kitabnya yang berjudul “Sifat shalat an-Nabi”.
6) Memaksa umat Islam di Palestina untuk menyerahkan Palestina kepada orang Yahudi sebagaimana dalam kitabnya “Fatawa al Albani”.
7) Dalam kitab yang sama dia juga mengharamkan Umat Islam mengunjungi sesamanya dan berziarah kepada orang yang telah meninggal di makamnya.
8 ) Mengharamkan bagi seorang perempuan untuk memakai kalung emas sebagaimana dia tulis dalam kitabnya “Adaab az-Zafaaf “,
9) Mengharamkan umat Islam melaksanakan solat tarawih dua puluh raka’at di bulan Ramadan sebagaimana ia katakan dalam kitabnya “Qiyam Ramadhan” hal.22.
10) Mengharamkan umat Islam melakukan shalat sunnah qabliyah jum’at sebagaimana disebutkan dalam kitabnya yang berjudul “al Ajwibah an-Nafiah”.
Ini adalah sebagian kecil dari sekian banyak kesesatannya, dan Alhamdulillah para Ulama dan para ahli hadits tidak tinggal diam. Mereka telah menjelaskan dan menjawab tuntas penyimpangan-penyimpangan Albani. Diantara mereka adalah:
1.Muhaddits besar India, Habibur Rahman al-’Adhzmi yang menulis “Albani Syudzudzuhu wa Akhtha-uhu” (Albani, penyimpangan dan kesalahannya) dalam 4 jilid;
2.Dahhan Abu Salman yang menulis “al-Wahmu wath-Thakhlith ‘indal-Albani fil Bai’ bit Taqshit” (Keraguan dan kekeliruan Albani dalam jual beli secara angsuran);
3.Muhaddits besar Maghribi, Syaikh Abdullah bin Muhammad bin as-Siddiq al-Ghumari yang menulis “Irgham al-Mubtadi` ‘al ghabi bi jawazit tawassul bin Nabi fil radd ‘ala al-Albani al-Wabi”; “al-Qawl al-Muqni` fil radd ‘ala al-Albani al-Mubtadi`”; “Itqaan as-Sun`a fi Tahqiq ma’na al-bid`a”;
4.Muhaddits Maghribi, Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Muhammad bin as-Siddiq al-Ghumari yang menulis “Bayan Nakth an-Nakith al-Mu’tadi”;
5.Ulama Yaman, ‘Ali bin Muhammad bin Yahya al-’Alawi yang menulis “Hidayatul-Mutakhabbitin Naqd Muhammad Nasir al-Din”;
6.Muhaddits besar Syria, Syaikh ‘Abdul Fattah Abu Ghuddah yang menulis “Radd ‘ala Abatil wal iftira’at Nasir al-Albani wa shahibihi sabiqan Zuhayr al-Syawish wa mu’azirihima” (Penolakan terhadap kebatilan dan pemalsuan Nasir al-Albani dan sahabatnya Zuhayr al-Syawish serta pendukung keduanya);
7.Muhaddits Syria, Syaikh Muhammad ‘Awwama yang menulis “Adab al-Ikhtilaf” dan “Atsar al-hadits asy-syarif fi ikhtilaf al-a-immat al-fuqaha”;
8.Muhaddits Mesir, Syaikh Mahmud Sa`id Mamduh yang menulis “Tanbih al-Muslim ila Ta`addi al-Albani ‘ala Shahih Muslim” (Peringatan kepada Muslimin terkait serangan al-Albani ke atas Shahih Muslim) dan “at-Ta’rif bil awham man farraqa as-Sunan ila shohih wad-dho`if” (Penjelasan terhadap kekeliruan orang yang memisahkan kitab-kitab sunan kepada shohih dan dho`if);
9.Muhaddits Arab Saudi, Syaikh Ismail bin Muhammad al-Ansari yang menulis “Ta`aqqubaat ‘ala silsilat al-ahadits adh-dha`ifa wal maudhu`a lil-Albani” (Kritikan atas buku al-Albani “Silsilat al-ahadits adh-dha`ifa wal maudhu`a”); “Tashih Sholat at-Tarawih ‘Isyriina rak`ataan war radd ‘ala al-Albani fi tadh`ifih” (Kesahihan tarawih 20 rakaat dan penolakan terhadap al-Albani yang mendhaifkannya); “Naqd ta’liqat al-Albani ‘ala Syarh at-Tahawi” (Sanggahan terhadap al-Albani atas ta’liqatnya pada Syarah at-Tahawi”;
10.Ulama Syria, Syaikh Badruddin Hasan Diaab yang menulis “Anwar al-Masabih ‘ala dhzulumatil Albani fi shalatit Tarawih”.
Saran kami. Hendaknya seluruh umat Islam tidak gegabah menyikapi hadis pada buku-buku yang banyak beredar saat ini, terutama jika di buku itu terdapat pendapat yang merujuk kepada Albani dan kroni-kroninya.
DAJJAL: ZIONIS KRISTIANISASI
Kitab ajaran Yahudi Talmud adalah tonggak utama fahaman ideologi Zionis bagi memerangi Islam. Kitab ini adalah dikhususkan bagi bacaan orang Yahudi manakala yang lain tidak dibenarkan. Antara kandungannya menyebut bahawa Nabi Isa di dakwa sebagai Yeshuah (Jesus Christ).
Yeshuah juga dikenali sebagai Jesus Christ bagi orang Kristian bukan Yahudi. Kononnya pada mereka darah yang keluar menerusi tangan yang disalib merupakan darah "penyelamat" suci untuk ke syurga . Agama Yahudi ini hanyalah dikhususkan untuk bangsa Yahudi sahaja, bangsa yang bukan berdarah Yahudi tidak pula dituntut. Mana-mana bangsa yang bukan Yahudi digelar 'GOYIM' .
Walaupun istilah ini digunakan untuk membezakan bangsa Yahudi dan bukan Yahudi, ia lebih menjuruskan kepada kaum sasaran untuk disesatkan. Harta 'GOYIM' adalah milik bagi orang Yahudi. Tetapi harta orang Yahudi tetap dimiliki Yahudi. 'GOYIM' berperanan untuk berkerja dibawah Yahudi samada sebagai pengikut atau hamba.
Orang Yahudi berhak membuat penipuan kepada 'GOYIM' demi kepentingan mereka sendiri. Mereka juga telah mendakwa sebagai bangsa yang dipilih tuhan untuk memerintah bangsa lain di seluruh dunia .
Ajaran Kristian Yahudi adalah berbeza dengan Kristian 'GOYIM'. Ajaran Kristian Yahudi didakwa ajaran yang asli manakala penganut Kristian 'GOYIM' didakwa penyembah berhala . Kitab Injil bukannya ditulis oleh Nabi Isa sendiri. Tetapi Bible yang tipu itu ditulis oleh Rabbi(Paderi Bishop) yang dikenali sebagai John, Luke, Matthew dan Mark .
Berdasarkan rumusan ini fahaman Zionis bermula dari catatan Talmud sendiri. Apabila golongan 'GOYIM' menganut agama Kristian, unsur zionis telah diserap secara halus sebagai propaganda Yahudi. Akhirnya para pendita Yahudi telah telah membuat kesimpulan bahawa ajaran Kristian adalah bertujuan untuk menyesatkan dan memurtadkan umat Islam.
MIM:Apa?
Kekuatan BANGSA MELAYU dalam mim ini terletak kepada penerimaan Tasawuf sejati berdaulat (bukan tempias mengarut yang diamalkan dalam sesetengah pertubuhan) dari peribadi-peribada zat mulia Ahlul Bait yang lari dari Timur Tengah akibat pergolakan politik dan diburu Bani Umaiyah juga Bani Abbasiyah lalu diterima oleh penduduk tempatan di Nusantara. Maka bangsa Melayu juga mendapat berkat naungan langit atas sebab memuliakan haq keluarga Nabi yang tersirat dalam setiap salawat terhadap Nabi iaitu "Allahumasaliala Muhammad wa ala ali Muhammad". Perhatikan, macamana sekali pun selawat samada ia adalah selawat shifa atau apa sahaja selawat, selawat mesti ada perkataan ALI MUHAMMAD atau ALI SAIDINA MUHAMMAD yang mana ia ditujukan kepada anak cucu zuriat Nabi. Ini juga terkandung dalam tahyat akhir: "Berkatilah keluarga Muhammad seperti mana Engkau berkati keluarga Ibrahim". Fahamilah ini kerana ia menjadi tunjang kekuatan Melayu yang mulai penghujung abad ke 18 telah banyak dirosakkan oleh Fahaman Wahabi yang mengaku Salafi, kerana mentahyulkan perkara-perkara yang memuliakan Zat Muhammad seperti sambutan Maulidur Rasul. Boleh rujuk dalam catitan saya tentang gerakan wahabi dalam blog ini.
Pernah tengok logo asal PEKEMBAR atau UMNO yang dibuat tahun 1946. Carilah kalau dapat. Logo tengah masih macam sekarang, ada huruf Fa, Kaf, Mim, Ba, Ro dengan lambang keris kiri-kanan terselit. Yang hilang bahagian luar yang di kelilingi lima nama keramat iaitu Muhammad, Ali, Fatimah, Hassan, Hussin dan perkataan "TAK KENAL MAKA TAK CINTA". Sekarang perkataan-perkataan ini dah lama hilang. PEKEMBAR pula terus dipanggil dengan nama Mat Salehnya UMNO (United Malays National Organisation). Pada dasarnya UMNO adalah pertubuhan yang mewakili orang Melayu dan ditubuhkan betul-betul diatas dasar takwa dan kesatuan atas TALI ALLAH akan tetapi hak orang Melayu yang Islam ini telah terhakis, satu-satu terhakis, mula pada namanya, kemudian bahasanya kemudian maruahnya kemudian akhirnya yang tinggal hanya nama KERETAPI TANAH MELAYU, itu pun dah di war-warkan singkatannya KTM sahaja manakala BANK BUMIPUTERA dah hilang hak bumiputera pada namanya dan sekarang hanya jadi CIMB ---> CinaIndiaMelayuBank. Kenapa kita sebagai TUAN TANAH makin hari makin terkeluar dari TANAHNYA? Inilah usaha-usaha orang melayu sendiri yang tiada harga diri serta lupa daratan demi nak melupuskan semangat MELAYU sebagai Tuan Rumah, maka pastilah wujud "GUNTING DALAM LIPATAN". Tuntasnya, orang MELAYU akhirnya menjadi pengemis di Tanahnya sendiri. Kembali melihat lipatan sejarah, bagaimana MELAYU menjadi satu bangsa yang benar-benar berdaulat, bacalah Hikayat Raja-Raja Melayu. Ia bukan cerita dongengan tapi kenyataan kerana tingginya peradaban MELAYU itu terselit pada mulanya dengan huruf MIM. Selogan yang di laungkan oleh 'orang-orang kita ini' hanyalah pemutar belit semata-mata.
Pelbagai selogan melayu dilaungkan seperti "Bahasa jiwa bangsa", "Cintailah Bahasa Kita" dan "HIDUP MELAYU" tapi hakikatnya hanyalah "MENANG SORAK KAMPUNG TERGADAI". Jadi, dimana MELAYU? Sedangkan pertubuhan paling besar mewakili bangsa Melayu dipanggil dengan nama dalam bahasa penjajah? Apalagi nak bercerita tentang kekuatan bangsa Melayu dari mim sedangkan anak cucu mim tidak lagi dilayan? Yang nampak nyata pulak yang pakai nama Syed, Sharifah banyak dah lupa amanah, mengarut mengalahkan orang kebanyakan. Ada yang nak cari hantu dan macam-macam lagi, ada dikalangan AHLUL BAIT ini memandang rendah pada orang yang bukan AHLUL BAIT. Janganlah terlupa kadang-kadang ada yang dari bapanya saja Ahlul Bait, darah ibunya tidak tetapi kita bercakap sampai terlupa yang ibu kita bukan Ahlul Bait, kita terlupa SYURGA di BAWAH TAPAK KAKI IBU. Mungkin kita terlupa apa yang Allah firmankan: "Wahai manusia, sesungguhnya Aku jadikan dikalangan kamu lelaki dan perempuan, dan Aku jadikan kamu berpuak-puak dan berkabilah-kabilah untuk kamu berkenal-kenalan, sesungguhnya yang mulia disisi Allah hanyalah mereka yang bertakwa". Wahai Ahlul Bait, walaupun kita adalah kerabat rasulullah tapi syafaatnya yang kita tuntut, bukan sekadar melaungkan "kita Ahlul Bait" tapi pada dasarnya tidak mengamalkan didikan rasulullah sendiri. Dengan perlakuan begini, bagaimana orang a'jam hendak menghormati ahlul bait? Bagaimana juga nak faham kekuatan mim? Fikir-fikirkanlah.
DAJJAL: ILLUMINATY
Kita bertemu sekali lagi dalam perbincangan mengenai isu Freemason. Dalam siri yang lepas, kita telah membincangkan secara umumnya mengenai Freemason atau 'secret society' yang dikatakan sebagai dajjal. Sebelum penulis membincangkan satu lagi topik yang berkaitan dengan Freemason ini, penulis ingin mengajak sahabat-sahabat sekalian merenung sejenak intipati daripada sabda rasulullah yang ditulis didalam kitab Bahrul Mazi yang dikarang oleh Sheikh Muhammad Idris Al-Marbawi iaitu mengenai Al-Masih Dajjal. Dalam kitab Bahrul Mazi, Rasulullah s.a.w telah menyatakan bahawa sebelum kedatangan Al-Masih Dajjal, akan wujud 'anak-anak dajjal' yang mana mereka ini akan melaksanakan tugas-tugas dajjal seawal yang mungkin untuk memastikan adanya barisan tampuk ketenteraan dajjal sebelum keluarnya dajjal sebenar. Dalam sabda rasulullah yang lain juga ada menyatakan ciri-ciri sifat dajjal itu sendiri yang mana rasulullah mengkhabarkan dajjal itu bermata satu, berambut kerinting, kulitnya putih berbalar, badannya agak gempal, salah satu dari tangannya pendek dan ada yang panjang, begitu juga salah satu dari kakinya ada yang pendek dan ada yang panjang dan sebagainya. Kenapa penulis menyebut tentang ini? Insya Allah pada siri akan datang, penulis akan cuba mengaitkan sabda Rasulullah dengan apa yang ada dalam Freemason ini.

Sekarang, kita kembali dalam isu ILLUMINATY yang bagi penulis, isu ini amat penting sekali dalam mengetahui selok-belok gerakan Freemason ini. Siapakah ILLUMINATY? Illuminaty membawa maksud sesuatu yang dikatakan kebal. ILLUMINATY dalam Freemason pula adalah golongan elit yang menggerakkan Freemason ini yang mana mereka ini dikatakan golongan yang bertuhankan LUCIFER dan mengetahui sesuatu yang ghaib dan melalui ILLUMINATY ini, ahli-ahli Freemason dapat merentasi alam ghaib menerusi syarat-syarat dan tanda-tanda tertentu. Makanya, dalam mereka merentasi alam-alam dalam dimensi yang lain, mereka perlulah menjalankan upacara-upacara tertentu serta menyediakan suatu alat yang menjadi syarat untuk menyeru LUCIFER. Untuk pengetahuan para pembaca, LUCIFER itulah yang dikatakan AL-MASIH DAJJAL. Oleh yang demikian, terdapat hubung kait yang begitu erat diantara ILLUMINATY dan jua LUCIFER yang mana golongan ILLUMINATY ini sendiri telah membuat perjanjian dengan LUCIFER dalam usaha untuk membuka dimensi yang lain.
Kalau kita melihat pada lambang Freemason itu, kita dapati huruf G yang tertulis ditengah-tengah antara bentuk jangka sudut dan juga sesiku L. Yang di maksudkan dengan huruf G itu ialah GOD akan tetapi janganlah para pembaca terkeliru kerana pada Freemason, GOD yang dimaksudkan oleh mereka sebenarnya adalah LUCIFER ataupun DAJJAL. Jangka sudut dan sesiku L pula adalah simbol yang membawa maksud ukuran-ukuran serta perkiraan tertentu yang menjadi alat untuk mereka berhubung dengan dajjal pada dimensi yang lain manakala simbol mata satu itulah adalah simbol Dajjal. Makanya, dalam usaha mereka merentasi dimensi lain, mereka akan menggunakan simbol-simbol tertentu seperti bentuk segi empat tepat, segi tiga,pentagon, kata-kata kunci dalam huruf, nombor dan sebagainya. Bagi memahami dengan lebih terperinci tentang freemason ini, para pembaca bolehlah mengkaji apa yang penulis katakan tadi dalam filem-filem barat seperti The Lord Of The Ring siri 1,2 dan 3, The Matrix, National treasure 1 dan 2, Indiana Jones, Star Wars dan lain-lain lagi. Melalui filem ini, tersirat informasi tentang freemason itu yang mana secara tidak sedarnya minda kita telah didominasi oleh mereka. Bersambung.
DAJJAL: FREEMASON


Ini adalah lambang-lambang yang digunakan oleh Gerakan Freemason. Dengan kata lain, mereka juga terkenal sebagai 'SECRET SOCIETY' yang mencaturkan perjalanan kehidupan manusia melalui ILLUMINATY. Gerakan ini sudah bertapak di Malaysia lebih seabad yang mana telah menyusup masuk di kalangan pembesar-pembesar Melayu samada Raja-raja dan juga golongan elit dari kalangan pemimpin-pemimpin di Tanah Melayu. Gerakan ini menfokuskan dalam aktiviti kemasyarakatan dalam usaha untuk menyembunyikan identiti mereka yang sebenar. Tahukah anda, apakah sebenarnya aktiviti mereka dan bagaimana mereka bergerak?

Aktiviti mereka sebenarnya adalah untuk memastikan Islam sama sekali terlucut dari hati umat Islam seperti mana yang telah diishtiharkan oleh mantan Perdana Menteri England MARGARET TATCHER di dalam persidangan parlimen Britain seperti berikut; "Selagi mana ummat Islam berpandukan kepada buku ini (sambil mengangkat Al-Quran sambil ditunjukkan kepada seluruh ahli-ahli parlimen Britain) sebagai penunjuk jalan hidup mereka, selagi itulah mereka akan kuat dan kita sama sekali tidak akan dapat menguasai mereka dan memecahkan kesatuan mereka. Oleh itu, kita akan pastikan mereka akan mengamalkan segala cara yang kita hendaki, kita biarkan mereka menjadikan Islam itu sebagai candu kehidupan mereka".

Walaupun pada zahirnya umat Islam itu Islam tapi hakikatnya, ruh Islam itu sendiri telah terlucut dari diri umat Islam. Sila hayati setiap sabda rasulullah ini yang mana Baginda telah pun mengisyaratkan kepada kita tentang hal-hal yang akan berlaku seperti yang telah berlaku sekarang. Sabda-sabda Rasulullah s.a.w:

1) "Tidak akan redha sekalipun Yahudi dan Nasrani ke atas kamu (umat Islam) sehinggalah kamu mengikuti jejak langkah mereka".

2) "Aku tinggalkan pada kamu 2 benda dan selagimana kamu berpegang kepada 2 benda ini, kamu tidak akan tersesat buat selama-lamanya iaitu KITAB ALLAH (Al-Quran) serta SUNNAH RASULULLAH".

3) " Pada kamu aku tinggalkan sunnah aku dan sunnah pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk sebagai insan yang membuka jalan bagi kamu".

4) " Akan tiba suatu zaman yang mana tidak akan kekal pada Islam itu melainkan hanya namanya, dan tidak akan kekal pada pada Al-Quran melainkan tulisan-tulisannya, masjid-masjid dibina dengan megah tetapi tiada datang padanya petunjuk, ulama-ulama mereka jahat yang mereka itu dibawah agama langit, dari mereka itu datang segala fitnah dan fitnah itu kembali kepadanya".

Itu semua adalah contoh-contoh sabda Rasulullah dan terdapat banyak lagi sabda-sabda rasulullah berkaitan dengan ini. ( Sila rujuk Kitab Muhimmah fi Ilmil Hadith dan Kitab Bahrul Mazi karangan Sheikh Muhammad Idris Al-Marbawi).

Selain itu, Freemason ini juga mengajak kepada kesatuan dengan bersatu dibawah Perlembagaan England (The Brotherhood Of Knight) dan Scotland (The Brotherhood Of Death). Untuk renungan kita bersama, pemimpin-pemimpin negara yang bernaung dibawah Kesatuan Komanwel iaitu negara-negara yang telah dijajah dibawah kuasa British dahulunya adalah pemimpin-pemimpin yang terikat dengan The Brotherhood of Knight manakala selainnya adalah berpaksikan kepada The Brotherhood of Death. Tugas-tugas pemimpin-pemimpin negara ini ialah memastikan negara mereka mengikut perlembagaan negara yang telah digariskan oleh penjajah yang mana pada hakikatnya untuk merealisasikan cita-cita FREEMASON itu. Hakikatnya sekarang, cita-cita itu telah tercapai menerusi pengkhianat-pengkhianat bangsa itu sendiri yang sanggup menggadaikan Agama dan Hak Bangsanya sehinggalah tercapai cita-cita DAJJAL ini untuk mendaulatkan konsep "NEW WORLD ORDER atau NOVUS ORDO SECLORUM". Konsep ini adalah bertujuan untuk memastikan umat Islam seluruhnya BerTuhankan material (KABBALAH) yang mana kehidupan kita telah dicorakkan oleh ILLUMINATY.

Siapakah ILLUMINATY? ILLUMINATY ialah......kita bersambung pada minggu depan....

Wahabbi musuh Islam nyata (gunting dalam lipatan)

Ini adalah buku karya Ulama WAHABBI iaitu Sheikh Muqbil Al-Wadiiy. Tajuknya "Riyadhul Jannah". Beliau telah mengeluarkan fatwa supaya dibuang maqam rasulullah dan dirobohkan kubah hijau dari masjid nabi. Fatwanya ditulis dalam buku ni.

Golongan ini sentiasa membenci rasulullah serta orang-orang yang membawa wasilah rasulullah. Sebagai info, mereka juga dikenali dengan nama Al-Mutawahhidun, Al-Albaniy dan Muhammadiah di Indonesia. Wahai umat Islam, betulkanlah akidah kita juga mudah-mudahan dapat menutup peluang mereka ini dari merosakkan negara kita. Cukuplah di Indonesia dah rosak kesatuan ummat, sekarang pula di Perlis sudah menjadi kubu kuat orang-orang wahabbi dengan berselindung di sebalik memartabatkan sunnah tapi akibatnya, masyarakat Perlis sudah pecah kesatuannya.

Waspadalah juga dengan fatwa-fatwa dari Mufti Negeri Perlis sekarang. Rata-ratanya memecah-belahkan umat Islam. Malulah kita pada ulama-ulama terdahulu, walaupun mereka berpendidikan pondok dan rendah diri tapi kesatuan ummat di pertahankan atas dasar Tauhid pada Allah Ta'ala. Pertahankan tali Allah dan jauhi dari kerja memecah-belahkan ummat.




Petikan fatwa berikut:


DIATAS ADALAH ISI KANDUNGAN PERMULAAN KITAB TERSEBUT YANG MENGUMPUL KAJIAN PELAJAR-PELAJAR DAN TUAN GURU-TUAN GURU UNIVERSITI WAHHABI.PELAJAR-PELAJAR TURUT DIARAH MEMBUAT KAJIAN ISU QUBAH HIJAU DI MASJID NABAWI DAN MAKAM NABI DAN YANG TERTERA DALAM KITAB TERSEBUT ADALAH KEPUTUSAN KAJIAN MEREKA DIAKUI OLEH PENYUSUN KITAB TERSEBUT IAITU TOK GURU WAHHABI DI UNIVERSITY WAHHABI BERKENAAN YANG MEREKA NAMAKAN SEBAGAI UNIVERSITI ISLAMIAH.

Nah...! INI KEPUTUSAN KESEMUA WAHHABI:

DIATAS DALAM KITAB TERSEBUT 2 KEPUTUSAN PELAJAR-PELAJAR &
KESEMUA TUAN GURU UNIVERSITY WAHHABI:
1- WAJIB MEROBOHKAN QUBAH HIJAU PADA MASJID NABAWI YANG BERADA DIBAWAHNYA KUBUR NABI. 2- WAJIB KELUARKAN DAN BUANG KUBUR NABI MUHAMMAD DICAMPAK KELUAR DARI MASJID NABAWI.

Saya mengatakan..MasyaAllah...inilah akhlak Yahudii...!!!
Apa pula kata anda?

DIATAS DALAM KITAB TERSEBUT JUGA PELAJAR & TUAN GURU UNIVERSITI WAHHABI DAKWA BINA QUBAH HIJAU DAN APA-APA QUBAH PUN ADALAH SYIRIK DAN KUFUR, WAHHABI MENDESAK UMAT ISLAM DAN KERAJAAN SAUDI AGAR MENGHANCURKANNYA SERTA-MERTA.

Sifat kebencian terhadap Rasulullah dan umat baginda amat sebati dengan hati-hati Wahhabi. Kerana inilah ulama Islam melarang pelajar Islam yang tidak mempunyai basic akidah Islam yang kuat untuk pergi belajar ke tempat Wahhabi kerana bimbang akan terpengaruh membenci Rasulullah dan para nabi.

Lihatlah bagaimana Wahhabi yang diwakili oleh Tuan Guru mereka memberontak agar dihancurkan Qubbah Hijau yang berada pada Masjid Nabawi. Ditambah dengan itu Wahhabi turut mendesak agar dikeluarkan maqam (kubur) Nabi Muhammad yang termulia dari Masjid

I made this widget at MyFlashFetish.com.

  • Ruangan Iklan

    Demi Masa


    I made this widget at MyFlashFetish.com.

    METERAI AKU

    Mari bersembang

    Followers

    Haul Imam Alwi Al-hadad